Sabtu, 09 April 2011

PROFIL SINGKAT PANTI SOSIAL ASUHAN ANAK AR-RODIYAH SAMBIROTO TEMBALANG SEMARANG

1.      Bentuk Organisasi
Panti Sosial Asuhan Anak Ar-Rodiyah Semarang
2.      Visi 
    Terwujudnya pelayanan sosial yang prima untuk kemandirian anak 
         Misi 
   Memenuhi Kebutuhan Dasar (sandang, papan, pendidikan, kesehatan, psikologi   dan aktivitas kemandirian anak).
         Tujuan 
    Memberikan pelayanan sosial kepada anak asuh meningkatkan kesejahteraan anak
3.      Sumber Pendanaan
a.      Secara internal
Usaha Mandiri:
1.      Mini market/toko A-Rodiyah
2.      Air Isi Ulang Taqwa
3.      Tailor
4.      Penakaran Rusa
5.      Penakaran burung
b.      Secara eksternal
c.       Dana bantuan pemerintah
d.      Donatur
4.      Cara Menciptakan Sumber-Sumber Pendanaan
a.      Sumber pendanaan dimulai dari koperasi anak panti. Dalam koperasi anak-anak memiliki saham Rp. 50.000,- yang kemudian SHUnya dibagi setahun sekali.
b.      Berjalan 2-3 tahun ada bantuan UEP dari konpensasi BBM I Rp. 10.000.000,- (2004) mulai punya modal awal.
c.       Masyarakat atau ibu-ibu disekitar lokasi panti perminggu sebesar Rp. 50.000,- X 100 orang, diambil setahun sekali pada waktu lebaran.
d.      Dunia uasaha: PT. Windhika Utama, Indosat, Permen Kino dan lain-lain.
5.      Indikator Penggalangan Dana
a.      Membangun kepercayaan
b.      Saling menguntungkan
c.       Proposal/penyusunan program yanh rasional
d.      Membangun jejaring kerja dan pihak lain
e.      Evaluasi pelaksanaan program
6.      Pengertian Penggalangan Dana Berkelanjutan
Dana berkelanjutan merupakan upaya yang dilakukan secara sistematis dan konseptual dalam bentuk kegiatan berupa UEP sehingga menghasilkan penghasilan rutin setiap bulan.
7.      Strategi Penggalangan Dana Berkelanjutan
a.      Adanya saving
b.      Untuk pengembangan usaha
c.       Peningkatan kualitas SDM
d.      Meningkatkan jejaring kerja dengan dunia usaha maupun masyarakat
8.      Alasan/Motif Panti Asuhan Ar-Rodiyah Dalam Penggalangan Dana
a.      Untuk membiayai program kerja panti asuhan
b.      Menjaga kesinambungan lembaga panti
c.       Menciptakan daya jual lembaga panti
d.      Menampung sifat sosial masyarakat dilingkungan panti
e.      Membiayai organisasi panti asuhan
f.        Tidak tergantung terhadap bantuan-bantuan luar lagi (mengurangi ketergantungan).
9.      Tujuan Panti Asuhan Ar-Rodiyah
Terpenuhinya 86 anak dalam panti akan biaya pendidikan, papan, dan sandang dari SD/MI sampai SMA/SKM/MA.
10.  Sasaran
Anak usia SD/MI sampai SMA/SMK/MA.


11.  Strategi Penggalangan Dana
a.      Langsung
1.      Donatur masyarakat
2.      Bantuan Permakanan DEPSOS, Dinas Kesejateraan Sosial Jawa tengah, dan Pemerintah Kota(PEMKOT).
3.      Dunia usaha
b.      Tidak langsung : pengembangan investasi

RUMUSAN TEKNIK-TEKNIK DAN LANGKAH-LANGKAH PENGGALANGAN DANA
NO
TUJUAN
SASARAN
STRATEGI
TEKNIK/METODE
LANGKAH-LANGKAH
1
Terpenuhinya dana untuk membiayai program panti
Pemerintah
Masyarakat
Umum
Pengusaha
Langsung
Pembangun komunkasi dengan pemerintah masyarakat dan pengusaha
-        Mengajukan proposal
-          Mengundang pihak donator baik pemerintah, masyarakat dan dunia usaha
2
Terwujudnya kesinambungan kehidupan panti
Beberapa usaha yang sudah berjalan (UEP)
Langsung dan tidak langsung
Membangun kepercayaan
Menyakinkan pihak-pihak terkait
3
Terwujudnya citra lembaga P.A yang positif
Semua komponen yang ada didalam P.A
Langsung
Pengupayakan sarana dan prasarana, SDM panti serta anak asuh dalam kondisi baik
-          Melakukan pembinaan mental & psipiritual
-          Sarana dan prasarana
-          Meningkatkan professional staf
4
Terciptanya kepedulian masyrakat terhadap P.A
Masyarakat
Langsung
Mengakses potensi masyrakat
Mengumpulakan ibu-ibu dalam paguyuban



5
Terpenuhina anggaran organisasi
UEP
Donator
Pemerintah
Pengusaha
Langsung dan tidak langsung
Membangun jejaringan kerja dengan pihak-pihak yang terkait
Berkomunikasi secara intensif dan rutin dengan pihak-pihak yang terkait
6
Terwujudnya kemandirian P.A
Pengembangan UEP pengurus panti asuhan
Langsung
Pembinaan rutin dalam sikap perilaku, pengetahuan dan ketrampilan
-          Melakukan perencanaan yang matang
-          Mengorganisir kegiatan potensi P.A
-          Melakukan evaluasi terhadap akrivitas petugas dan anak asuh




A.     Pendidikan
Pendidikan anak –anak terdiri dari pendidikan formal dan non formal, yaitu
1.      Pendidikan formal
Pendidikan formal anak-anak berada di luar lingkungan panti terdiri dari SD/MI sampai dengan SMA/SMK/MA
2.      Pendidikan non formal
Pendidikan non formal anak-anak berada di dalam lingkungan panti dan pendidikan non formal ini masuk dalam kegiatan anak-anak sehari-hari.

B.      Unit-Unit Kegiatan
1        Madrasah Diniyyah
Madrasah diniyyah sebagai bekal anak-anak di dalam bermasyarakat terutama problem-problem tentang agama yang terjadi di masyarakat. Pelajar yang sampaikan ini terdiri dari BTA (baca tulis Al-Qur’an), fiqih dasar (tentang sesuci, tuntunan wudhu, tunutunan shalat dan lain-lain) dan akhlak ini diprioritaskan untuk anak-anak yang masih kecil atau tingkatan SD. Untuk Fiqih, akhlak, qur’an, hadits, nahwu, sorof dan Tarekh (sejarah Islam) diajarkan kepada anak-anak dewasa atau tingkatan SMP dan SMA. Untuk kegiatan MAdrasah Diniyyah ini dilaksanakan pada hari senin sampai sabtu jam 16.00 WIB sampai 17.30 WB.
3.      Kajian-kajian Ilumu agama Islam
Pendidikan ini adalah menganut system pondok pesantren yaitu mengkaji atau menggali kitab-kitab (buku-buku) yang berupa ilmu keagamaaan secar mayoritas yang mana seluruhnya berupa bahasa arab dan dikarang oleh ulama’-ulama’ timur tengah dan Indonesia sendiri. Untuk kegiatan ini dilaksanakan setiap hari senin sampai sabtu jam 14.00 WIB sampai jam 15.00 WIB dan hari jum’at jam 18.30 WIB anak-anak ngaji Ta’lim.
4.      Pelatihan Skill Keagamaan
System pendidikan ini adalah memberiakn bekal kepada anak asuh agar mempunyai skill yang mampu ikut memperjuangkan atau menyiarkan agama. Adapun skill yang diberikan kepada anak asuh meliputi dua keahlian :
a.      Khitobah
Latihan khitobah dimaksudkan untuk melatih mental anak agar berani tampil di depan umum. Anak-anak diajarkan menjadi pembawa acara yang baik, Qiro’ah, membaca puisi dan juga pidato. Hal ini dimaksudkan sebagi bekal anak-anak ketika mereka sudah keluar dan hidup di tengah-tengah masyarakat yang tentunya membutuhkan semua ketrampilan tersebut. Untuk kegiatan khitobah dilaksanakan pada hari selasa jam 18.30 WIB sampai selesai.
b.      Qiro’ati
Anak-anak di panti Asuhan Ar-Rodiyah juga dibekali dengan ketrampilan Qiro’ati atau membaca Al-Quran. Selain membaca denagn tajwid yang benar anak-anak juga diajrkan membaca dengan berbagai macam lagu sehingga bacaan mereka terdengar indah dan menyejukkan hati yang mendengarnya. Dilaksanakan pada hari rabu dan sabtu jam 18.30 WIB sampai jam 19.30 WIB.
5.      Sholat lima waktu berjama’ah
Di PAnti Ar-Rodiyah shoalt fardhu lima waktu dilaksanakn secara berjama’ah (bersama-sama). Hal ini dimaksudkan untuk memupuk rasa kebersamaan di antara anak-anak maupun dengan pengasuh.
6.      Sholat malam berjama’ah
Sholat malam berjama’ah dilaksanakan malam menjelang tidur. Anak-anak diajak sholat dan berdo’a bersama dengan tujuan agar lebih dekat kepada Allah sehingga diberi kemudahan dalam menjalani segala aktifitasnya.
7.      Istighosah bersama
Istighosah bersama dilaksanakan setelah sholat Isya’ berjama’ah. Kegiatan ini dilaksanakan bersama-sama oleh seluruh anak panti baik putra maupun putrid dan dipimpin oleh anak-anak tingkatan SMA.
8.      Belajar bersama
Belajar bersama dilaksanakan setelah istighosah bersama. Anak-anak dikelompokkan sesuai dengan tingkat pendidikan mereka masing-masing. Sebagian anak yang lebih dewasa menajdi tutor bagi adik-adik mereka dan membantu jiak ada yang mengalami kesulitan belajar.
9.      Kerja bakti
Kerja bakti merupakn kegiatan rutin yang dialksanakan setiap pagi setelah pengajian Al Qur’an . masing-masing anak mempunyai tugas membersihkan lingkungan panti mulai dari kamar, halaman, lapangan, kantor dan aula. Hal ini dimaksudkan untuk menanamkan pada anak-anak bahwa kebersiahan adalah yang penting dan harus selalu dijaga.
10.  Olah raga
Olah raga bersama dilaksanakan setiap minggu pagi bersama-sama. Selain sebagai refreshing juga dimaksudkan sebagai latihan fisik bagi anak-anak. Olahraga yang dilakukan antara lain sepak bola, lari pagi dan jalan santai.

C.      USAHA EKONOMI PRODUKTIF
Usaha Ekonomi Produktif Panti Asuhan Ar-Rodiyah merupakan usaha yang dimiliki panti dalam rangka membantu ekonomi panti. Selain itu juga merupakan sebuah sarana untuk melatih kemandirian anak-anak yatim-piatu untuk mengembangkan kemampuan ekonomi sekaligus sebagai bekal jika mereka sudah keluar dari panti asuhan kelak. Sehingga diharapkan mereka dapat menjadi anak-anak yang mandiri dan siap menghadapi kehidupan dalam masyarakat.
Manfaat yang bisa didapat dari Usaha Ekonomi Produktif Kami antara lain:
1.      Meningkatkan pemasukan dana dalam pembiayaan anak yatim piatu .
2.      Memacu anak untuk bersemangat belajar karena makanan terjamin dan tidak tertekan dalam memikirkan permasalahan yang ada.
3.      Memberikan pendidikan kewirausahaan lewat usaha yang dikembangkan oleh panti asuhan.
4.      Memberikan fasilitas yang semestinya diharapkan sebagaimana anak-anak pada umumnya.
5.      Dengan wirausaha membentuk karakter mental mandiri. 
USAHA-USAHA EKONOMI PRODUKTIF PANTI ASUHAN AR-RODIYAH
1.      ISI ULANG AIR dan RO ‘TAQWA’Merupakan usaha yang bergerak di bidang isi ulang air minum dan RO. Selain itu juga menerima jasa antar jemput air minum galon maupun jirigen. Yang mengelola usaha ini adalah anak-anak putra SMA dari Panti asuhan Ar-Rodiyah sendiri.
2.      WARUNG AR-RODIYAH
   Warung Ar-Rodiyah menjual kebutuhan sehari-hari seperti gula, telur, minyak goreng, alat tulis, makanan dan minuman ringan, juga menyediakan gas LPG dan makanan kecil. Usaha ini juga dikelola oleh anak-anak putri SMA. 

6.      DIYA TAILOR
Usaha tailor ini juga salah satu usaha ekonomi produktif yang dimiliki Panti Asuhan Ar-Rodiyah. Dalam usahanya Diya tailor menerima jahitan pakaian wanita maupun pria. Selain melayani untuk perseorangan juga melayani partai besar, misalkan untuk seragam sekolah, Diya Tailor juga menjual bahan-bahan perlengkapan untuk menjahit, seperti kancing, benang, resleting dan lain-lain.
7.      Penakaran Burung
Penakaran burung ini juga merupakan kegiatan untuk anak-anak tingkatan SMA/SMK/MA untuk melakukan perawat dan ini juga untuk membekali dan melatih anak-anak untuk bisa melakukan usaha yang berasal dari hobi/kesenangan.

D.     SISTEM PEMBAGIAN TUGAS KERJA
Pembagian tugas bagi anak-anak asuh adalah terkait dengan keberlangsungan hidup di panti asuhan Ar-rodiyah baik itu mulai pendidikan, unit kegiatan, usaha ekonomi produktif dengan tujuan agar anak-anak memiliki tanggung jawab bukan hanya pada diri pribadi namun yang lebih umum yaitu panti asuhannya karena bagaikan rumah atau satu keluarga yang harus ikut ambil bagian demi berlangsungnya kehidupan di panti asuhan Ar-Rodiyah.
Didalam hal ini panti asuhan memnagi tugas pada masing-masing anak tetapi didalam pembagian ini disesuaikan dengan tingkat sekolahnya untuk memudahkan didalam mengontrol. Anak-anak SMp yang bertanggungjawab bagian dalam panti seperti kebersihan. Sedangkan anak-anak SMA bertanggungjawab bagian luar yaitu mengelola usaha ekonomi produktif mulai dari belanja/pembelian sampai dengan penjualan kembali dan pendampingan terhadap anak-anak SD.




Alamat
Jln. Kyai Muhammad Rifa'i
RT 02/06 Sambiroto Tembalang
Semarang
Telp (024)6723807



Bank BRI
No REK. 6057-01-009383-53-7


Bank Jateng
No REK. 2-057-08690-6




1 komentar:

Panti Asuhan Arrodiyah Semarang mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates